Bahaya Internet dan Bahaya Medsos

Tips dan Etika dalam menggunaka Media Sosial

Oleh:

Bilqist Avida Pramudhita, Renata Chandra Kirana, Annisa Salsabila Qurrota A’yun

 

 Semakin maju perkembangan teknologi sekarang ini yang memudahkan kita semua mengakses informasi dari  internet. Teknologi memang membawa manfaat yang sangat baik bagi kehidupan kita semua, namun disisi lain juga membawa dampak negatif untuk kita semua.

Seperti sekarang ini, marak aplikasi media sosial yang kerap dipakai public figure maupun diri kita sendiri. Meski begitu kita tetap harus berhati-hati menggunakan aplikasi media sosial tersebut. Seperti dilansir dari detikNews terdapat kasus hacking Instagram milik seorang remaja berinisial VB (20) yang merupakan anak dari seorang artis Ibu kota. Pelakunya merupakan seorang pelajar SMA yang masih berusia 17 tahun. Pelaku meretas akun Instagram milik korban lalu menawarkan akan mengembalikan akun korban seperti sedia kala dengan imbalan sejumlah uang.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat selama 4 tahun terakir jumlah kekerasan kepada anak terus meningkat. Terakhir di 2014 ada 5.066 kasus. Rata-rata penaikkan kasus ini mulai pada tahun 2011 sebanyak 1.000. Khusus kekerasan pada anak Indonesia yang dipicu dari sosial media dan internet sebanyak 322 kasus di tahun 2014. Jumlahnya terus naik dari tahun 2011 sekitar 100 kasus.

Kejahatan seksual lewat internet menjadi kategori kasus yang tinggi. Semisal jumlah korban kejahatan seksual terus naik. Sampai tahun 2014 ada 53 anak yang menjadi korban. Sementara anak pelaku kejahatan seksual online ada 42 anak. Anak korban pornografi dari media sosial ada 163 orang. Terakhir anak pelaku kepemilikan media pornografi di video dan diunggah di media sosial ada 64 anak.

Dari kasus tersebut, penggunaan gadget atau internet yang berlebihan akan memberikan dampak negatif baik bagi pelaku maupun korban. Selain itu sifat sosial semakin berkurang di lingkungan sekitar, menurunnya motivasi belajar, serta menarik diri dari dunia nyata, bahkan aktivitas yang menjurus pada kriminal. Mantan presiden direktur PT. XL Axiata, Dian Siswarini beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa mayoritas pengguna internet dari kalangan anak-anak sampai dewasa.

Dari berita tersebut kita bisa menarik kesimpulan bahwa harus berhati-hati menggunakan internet, di bawah ini merupakan tips menggunakan internet dengan aman.

  1. Gunakan kata sandi yang kuat: pastikan menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda di setiap akun online anda
  2. Jangan memberikan informasi pribadi: hindari membagikan informasi pribadi secara sembarangan
  3. Berhati-hati dengan orang asing: jangan percaya pada orang asing di online atau dunia maya dan hindari bertemu mereka di dunia nyata tanpa persetujuan orang tua.

Agar lebih aman dalam menggunakan media sosial kita juga perlu mengutamakan etika. Etika tidak hanya dalam dunia nyata. Untuk melindungi kita dari kejahatan dunia maya, maka etika juga sangat penting di terapkan, inilah etika bermedsos yang baik.

  1. Pergunakan bahasa yang sopan
  2. Menghargai karya orang lain
  3. Tidak terlalu mengumbar data pribadi
  4. Berkomentar di media sosial dengan kata -kata yang positif

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait