Kuning Ungu Lucu Karya Tulis Ilmiah Presentasi  (5)
Indahnya Berbagi

Indahnya Berbagi

Karya:  Aiko Careena Salsabila

 

Halo everyone !!!…

Perkenalkan namaku Aiko Careena Salsabila kelas 5 C, dan aku bersekolah di SDIT Ibadurrahman. Kali ini akan membagikan cerita tentang “Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan”.Sesaat beberapa hari sebelum acara, aku mendengar keluarga berdiskusi untuk merencanakan acara berbuka bersama tetangga dan saudara-saudaraku. Esoknya setelah diskusi, aku diajak bunda dan nenek membeli sembako untuk bagi-bagi parcel dan keperluan lainnya.

Aku membeli gula, beras, minyak, minuman, dll. Setelah itu, aku menuju dimana tempat aku memesan makanan prasmanan. Kemudian, aku membeli es ciduk bermacam-macam rasa sebanyak 200 porsi. Hari berikutnya, aku memesan undangan untuk dibagikan ke tetangga dan saudara.

Malamnya, usai tarawih keluargaku sibuk membungkus dan menghias parcel. Di tengah-tengah kesibukan menata parcel, nenekku tidak sengaja memecahkan kaca meja.

“Pyarrr…”

Dari dalam kamar aku mendengar pecahan kaca dengan buru-buru aku keluar kamar dan,

“Ya Allah,,, Astaghfirullah…”

“Ada apa ini?” Tanyaku

Nenek tidak menjawab sepatah katapun. Dengan buru-buru nenek membersihkan serpihan kaca yang berserakan. Dengan sigap aku langsung mengambil sapu dan cikrak untuk membantu nenek menyisihkan serpihan kaca tersebut. Lanjut, aku masuk kamar lgi untuk tidur karena sudah larut malam.

Akhirnya, hari yang di tunggu-tunggu pun tiba.

“Yeayyy…”

“Acara buka puasanya jam berapa bun?”

“Acara nya jam setengah 5 nak.”

Sebelum bersiap diri , aku membantu kakek menata tikar setelah tertata rapi. Aku dan kakek menebah-nebah tikar agar bersih. Setelah menebah tikar aku bersiap diri. Aku bersiap diri pukul 03.30 usai bersiap aku duduk sambil menunggu makanan prasmanan dating dan minuman. Waktu pun berjalan dengan cepat hingga pukul 04.30. Tetangga berdatangan silih berganti. Aku menyalami dan mempersilahkan ke dalam rumah.

“Allahuakbar Allahuakbar,” Lantunan suara adzan berbunyi.

“Alhamdulillah,” sorak orang bergembira menyambut adzan dengan bergantian. Orang-orang mengambil makanan dan minuman yang sudah disajikan.

“Allahumma lakasumtu wabika amantu wa’ala rizkika afthartu birahmatika yaa arhamarrahimin.”

Salah satu orang memimpin do’a dan diikuti oleh seluruh orang. Bunda langsung saja memberikan parcel yang sudah usai acara berbuka puasa. Dipersiapkan sebelum pulang dan berpamitan. Alhamdulillah itulah cerita Ramadan berbagiku,. Yeayy.. Terimakasih, bye bye..

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait