Kuning Ungu Lucu Karya Tulis Ilmiah Presentasi  (6)
Sharing is Fun

Sharing is Fun

Karya:  Izza Aurora Mahya

 

 

Assalamualaikum..merhabal! Namaku Izza Aurora. Aku bersekolah di SDIT Ibadurrahman, cerita ini ditulis ketika aku menduduki kelas lima SD.

 

Jadi, kali ini aku mau bercerita saat aku dan teman-teman sedang melaksanakan pesantren Ramadan. Itu adalah salah satu kegiatan rutin setiap Ramadan yang selalu dinanti oleh murid-murid SDIT Ibadurrahman loh. Yaa sudahlah, langsung aku ceritakan saja ya.

 

Kami melaksanakan kegiatan-kegiatan seru di sana dengan hati yang senang, apalagi saat waktu berbuka puasa. Tanpa kami sadar, kalo dipikir-pikir, kami sudah melaksanakan bukber sekelas. Hihihi jadi hemat biaya ya, yang lebih serunya lagi seusai makan dan sholat magrib kami diperbolehkan memakan jajan yang kami bawa dari rumah masing-masing. Akhirnya makan lagi deh…hehe, kapan lagi kan bisa makan jajan bareng-bareng dengan suasana Ramadan gini?

 

“Eh, Kil! Za!, arep opo ora? (Mau enggak?)” tiba-tiba ada seorang temanku yang menyodorkan keripik kentang kepadaku dan sahabatku, Shakila. Buru-buru aku mengangguk dan mengucapkan terima kasih. Selang beberapa detik, anak lain menawari jajan sus coklatnya, lagi-lagi kuterima dong. Apa lagi jajannya jajan favoritku dulu.

 

Tiba-tiba muncul sebuah ide yang melintas dipikiranku, segera aku menyambar beberapa kue brownies coklat yang kubawa dan mulai mendatangi teman-temanku yang lain, aku pun menawari brownies coklat itu.

 

Tanpa komando, hampir semua anak yang jumlahnya kurang lebih sepuluh itu menghampiri teman yang lain dan menawari jajannya. Setelah kuhitung,rupanya aku sudah memakan lebih dari sepuluh jenis jajan loh. Pantas saja perutku sampai sakit dan tidak dapat menghabiskan jajan yang kubawa sendiri dari rumah.

 

Awalnya aku sempat kesal kepada seorang temanku karena tidak memberiku jajan miliknya. Tapi, di titik itu aku teringat akan nasehat bundaku, saat itu.

 

Lebih baik tangan di atas dibanding tangan dibawah” Nasehat bundaku, setelah aku mengkerut karena tidak diberikan parcel. Padahal kemarin temannya bundaku sudah diberi parcel dari keluarga kami.

 

“Maksudnya tangan yang di atas itu yang memberi dan tangan yang di bawah itu menerima” jawabnya. Lalu aku bergumam pelan “Oooh..”

 

Yaa. Meskipun tidak dapat jajan yang dia bawa, tapi aku tetap puas. Gimana gak puas? makan lebih dari sepuluh jajan masa gak puas?

 

Ternyata berbagi itu seru buanget! Awalnya hanya membawa dua jenis jajan, eh yang masuk ke perut lebih dari sepuluh. Hihihi jadinya puasnya berkali-kali lipat deh. Yaah. Kurang lebih cuman itu yang bisa kuceritakan.

 

Gimana? Berbagi itu seru kan? Yuk mulai berbagi dari hal kecil sejak dini, apapun itu yang membuatmu bahagia. Okey, karena ceritanya udah selesai… Jadi, terimakasih dan.. Sayonara!

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait